TAKUT SI KECIL TENGELAM SAAT BERENANG?  INI TIPS BERENANG SEDERHANA UNTUK PEMULA!

TAKUT SI KECIL TENGELAM SAAT BERENANG? INI TIPS BERENANG SEDERHANA UNTUK PEMULA!

TAKUT SI KECIL TENGELAM SAAT BERENANG? INI TIPS BERENANG SEDERHANA UNTUK PEMULA!

23 Juli 2021

Edorasportswear, Tangerang Selatan – Apakah kalian setuju bahwa berenang adalah olahraga yang gampang-gampang susah? Banyak orang takut untuk berenang karena berfikir akan tenggelam di air. Akan tetapi, jika sudah terbiasa berada di dalam air, berenang merupakan salah satu pilihan keluarga untuk menghabiskan liburan bersama.

Banyak orang tua yang ragu dan belum mengetahui usia yang tepat untuk mengajak bayinya berenang di kolam renang umum. Jawabannya adalah bergantung dari temperatur air kolam. Mengutip dari Pregnancybirthbaby.org.au pada Desember 2020, untuk para orang tua yang ingin mengajak bayinya berenang harus memperhatikan temperatur air kolam. Untuk bayi yang berumur kurang dari 6 bulan tidak dianjurkan untuk berenang di air dengan temperatur di bawah 32°C. Hal tersebut dikarenakan temperatur kolam renang umum akan terlalu dingin untuk bayi.  Oleh karena itu, lebih baik menunggu si Kecil berumur 6 bulan atau lebih jika ingin bermain di kolam renang umum.

Untuk olahraga air ini penting untuk dikenalkan pada usia dini karena akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Bedasarkan Open Jurnal of Social Science mengenai hasil dari aktifitas air bagi anak dengan usia dini, kegiatan berenang mampu meningkatkan kognitif dan motorik pada anak karena perkembangan individu anak akan dipengaruhi oleh interaksi antara pengalaman dan lingkungan hidupnya. Selain itu juga manfaat dari olahraga renang yaitu akan menambah tinggi badan.

Sebelum benar-benar mengajak anak untuk berenang bersama, ada baiknya perhatikan hal-hal berikut ini:

1. Pastikan Untuk Mengenakan Pakaian Khusus Renang Saat Berenang

Sebelum pergi ke kolam renang, pastikan untuk memakai baju khusus berenang. Kolam renang pada umumnya menggunakan zat kimia klorin. Pada saat berenang, kulit akan mengeluarkan keringat dan tercampur dengan air kolam. Fungsi klorin ini adalah sebagai disinfektan dan menjernihkan air kolam. Namun, air kolam dengan kandungan klorin juga akan menyebabkan kulit menjadi kering, mata merah, dan merusak rambut.

Sangat penting untuk melindungi tubuh dari interaksi langsung dengan air kolam renang. Biasakanlah untuk selalu membasuh badan dan muka dengan air kran bersih yang tidak mengandung klorin. Hal ini dapat membantu untuk menghidrasi kulit. Selain itu, gunakanlah baju renang yang kedap terhadap air namun tetap nyaman saat melakukan gerakan di dalam air. Carilah bahan pakaian renang yang elastis dan ringan seperti nylon atau polyester.

Sama halnya dengan kulit, dampak dari klorin akan menjadikan rambut menjadi kering dan kusut. Klorin akan menyerap minyak alami dari rambut sehingga rambut menjadi bercabang, pecah-pecah, dan mengubah warna alami rambut. Pakailah cap atau topi renang sehingga rambut tidak terpapar langsung oleh air kolam yang tercampur kaporit dan sinar ultraviolet.

Mata juga harus dipastikan tidak terkontak langsung dengan air kolam. Ketika menyelam di dalam air, mata tetap terbuka agar dapat bergerak lurus dan memastikan tidak menghalangi orang lain yang juga sedang berenang. Gunakanlah kacamata renang untuk melindungi mata dari iritan dan kuman yang ada pada air kolam renang. Pastikan kacamata renang yang digunakan nyaman dan anti kabut sehingga penglihatan tetap fokus.

2. Ajarkan Anak Mengenai Aturan Dasar Saat Di Kolam Renang Umum

Banyak hal yang membahayakan anak-anak saat di kolam renang umum. Tempat yang licin sering menjadi alasan utama anak-anak tergelincir dan terluka. Ada baiknya memberikan peringatan kepada anak untuk tidak berlari-lari dan bercanda seperti dorong-dorongan. Hal ini penting untuk dipatuhi dan pengawasan oleh orang tua secara langsung akan lebih efisien dibandingkan dengan penjaga kolam renang.

Kemudian, sebelum masuk ke dalam air diharuskan melakukan pemanasan terlebih dahulu untuk menghindari terjadi kram. Lakukan perenggangan dan senam kecil pada anggota tubuh. Aktivitas ini penting untuk membuat otot pada tubuh agar tidak kaku. Aturan-aturan sepele seperti ini sering kali dilupakan atau tidak dihiraukan oleh kebanyakan orang. Ajarkan kepada anak sejak dini untuk mematuhi aturan-aturan dasar yang berlaku di kolam renang umum agar masing-masing individu merasa nyaman dan tidak terganggu.

3. Buatlah Rasa Aman dan Nyaman Saat Di Kolam Renang

Ada kalanya anak-anak merasa takut untuk masuk ke dalam air karena takut tenggelam. Tips ini akan berguna untuk orang tua agar si Kecil merasa nyaman dan ingin berenang bersama.

Tips pertama adalah jangan memaksa untuk masuk ke dalam air jika anak menolak berada di dalam air. Jika terus memaksa, anak akan mengingat berenang sebagai aktifitas yang menyebalkan dan anak menjadi trauma. Lakukanlah pengenalan kepada si Kecil dengan duduk disekitar kolam dan mulai meletakkan kaki ke dalam air. Hal ini diharapkan mampu memberikan rasa percaya diri ke anak bahwa kolam renang tidak seburuk yang dipikirkannya.

Tips kedua adalah buat kesan kondisi kolam tetap aman dan tidak menyeramkan. Alihkan ketakutan anak dengan membawanya ke kolam yang dangkal dan memastikan si Kecil bahwa tidak akan tenggelam saat berada di dalam air. Jangan lepaskan tangannya hingga anak terbiasa dengan dirinya berada di kolam berenang. Jika terlihat anak sudah mulai percaya diri, lepaskan pegangan perlahan-lahan sembari tetap mengiringi disampingnya.

Tips ketiga adalah persiapkan alat bantu renang seperti pelampung, papan seluncur dan earplugs renang. Tips ini adalah tambahan untuk mengurangi tingkat kekhawatiran orang tua dan memastikan anak tetap mengapung, anak pun secara tidak sadar sedang melatih gerakan kaki di dalam air. Untuk earplugs sendiri digunakan agar mencegah air masuk ke dalam lubang telinga saat berenang karena anak-anak akan merasa tidak nyaman bahkan sakit jika telinga kemasukan air.

4. Mengajarkan Anak Cara Mengapung Saat Berada Di Air

Bisa mengapung di dalam air merupakan syarat utama untuk melakukan olahraga renang. Tanpa keahlian mengapung, otak akan terus berpikir bahwa kita akan tenggelam dan menjadi tidak bisa berenang. 

Hal penting yang harus ditanamkan di dalam pikiran adalah adanya daya apung sehingga manusia bisa mengapung di air. Dimana daya apung ini terjadi karena adanya perbedaan kepadatan pada tubuh manusia dengan kepadatan air kolam. Kepadatan merupakan hubungan antara berat dan volume, sehingga benda dengan kepadatan yang kecil masuk ke dalam benda dengan kepadatan tinggi akan terbentuk gaya apung. Singkatnya, tubuh tidak akan tenggelam sampai ke dasar. Saat tubuh terbenam di bawah permukaan air, ketakutan dan kepanikan menyelimuti pikiran. Tubuh dengan spontan melakukan gerakan-gerakan melawan karena takut akan kekurangan oksigen.

Meminimalisir hal tersebut, ajarkanlah anak Anda dengan mengapung di pinggir kolam renang yang dangkal. Rentangkan tangan dan kaki dengan tubuh mendatar di permukaan air. Tarik napas dan jangan tegang. Ingat, pikiran harus rileks agar tubuh tidak terbenam air. Terus berlatih selama beberapa saat hingga bisa mengapung tanpa berpegangan, beri dukungan saat anak mulai jenuh. Jika sudah mahir dalam mengapung makabelajar teknik berenang akan jauh lebih mudah.

5. Mengajarkan Teknik Pengambilan Nafas

Untuk benar-benar mendalami kegiatan berenang, mengambil napas adalah hal selanjutnya yang wajib dipelajari. Saat berenang, manusia mengambil napas saaat di udara dan membuang napas saat berada di dalam air. Ambil napas panjang dan tahan, kemudian tenggelamkan wajah di dalam air lalu buang napas hingga membentuk gelembung. Lakukan hal ini hingga anak tidak takut saat kepalanya berada di dalam air dan akan terbiasa melakukan pernapasan saat berenang.

6. Bisa Karena Terbiasa

Teruslah berlatih karena practice makes perfect. Berikan jeda waktu untuk anak jika sudah jenuh ataupun letih. Beri sedikit hadiah untuk anak dari hasil belajarnya. Tujuan dari berlatih renang ini adalah agar anak menyukai aktivitas berenang sehingga tubuhnya terbiasa untuk berada di dalam air.

Baca Juga : LAKUKAN INI UNTUK MENDAPATKAN BADAN IDEAL SAAT BERENANG!

Tips terakhir adalah jangan belajar berenang saat waktu-waktu rekreasi karena kolam akan penuh dan sulit untuk mengontrol situasi. Sisihkan waktu luang dan ajarkan anak Anda berenang di tempat yang juga ada penjaga kolamnya. Selamat mencoba!

Artikel Terkait

QUICK CONTACT

Jl. Reformasi Raya No.63 RT. 06/ 02 Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15224 Indonesia

+62 21 736 68321